Banjarmasin (ANTARA) - Ustadz Haji Luthfi Syarkawi Thayib dalam tausyiah di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengingatkan kaum Muslim khususnya agar menjaga hati supaya tetap bersih.
"Menjaga kebersihan hati agar tidak kotor itu penting bagi kita sebagai seorang Muslim," ujar Ustadz Luthfi dalam tausyiahnya di hadapan jamaah Masjid Assa'adah tersebut, sesudah Shalat Subuh,. Sabtu.
Ustadz muda tersebut mengingatkan itu dalam kajian Kalam Hikmah Ibnu Athaillah Askandari, seorang ulama dunia Islam, ahli sofi atau tarekat asal Mesir sekitar abad XII.
Menurut dia, seorang yang hati kotor berarti hatinya gelap, dan bisa membuat busuk sangka (su'udzan) kepada Allah SWT, apalagi terhadap orang lain.
"Dengan su'udzan kepada Allah bisa membuat yang bersangkutan/orang tersebut putus asa dalam berdo'a. Apalagi do'anya tidak sertamerta Allah kabulkan," ujar ustadz keluaran Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Martapura (sekitar 40 km dari Banjarmasin), Kabupaten Banjar, Kalsel.
Baca juga: Ustadz Luthfi ingatkan kaum Muslim jangan putus asa berdo'a
Sementara mata hati tempat pandangan kepada, Allah SWT. Tapi kalau hati gelap tidak bisa memandang apa-apa sehingga menimbulkan su'udzan, lanjutnya.
Padahal, lanjut Ustadz Luthfi, Ibnu Athaillah menganjurkan agar jangan berputus asa dalam berdo'a (kajian Subuh Sabtu pekan lalu). "Karena Allah menyatakan, berdo'alah, pasti Aku (Allah) kabulkan," kutipnya.
Sebelum mengakhiri tausyiah, Ustadz Luthfi memberi kiat agar hati tetap bersih antara lain senantiasa membaca Al Qur'an serta zikrullah (berzikir kepada Allah SWT).
Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.