Jakarta -
Mencegah kram otot tak hanya dengan pemanasan sebelum olahraga, tapi juga rutin konsumsi beberapa makanan. Berikut daftarnya!
Kram otot terjadi karena otot yang tegang, terutama ketika berolahraga. Namun pada beberapa aktivitas, kram otot mungkin saja terjadi, seperti ketika bekerja bahkan hingga saat beristirahat di malam hari.
Penyebab kram otot cukup beragam, mulai dari dehidrasi hingga kekurangan mineral seperti dan natrium. Keempat zat gizi tersebut berperan menjaga fungsi saraf dan kontraksi otot agar tetap normal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu cara ampuh untuk mencegah kram otot ialah dengan mencukupi kebutuhan cairan. Dilansir dari WebMD (18/2/2026), konsumsi beberapa makanan sehari-hari ternyata bisa mencegah kram otot.
Berikut ini 7 makanan sehari-hari yang dapat mencegah kram otot:
Pisang punya kandungan kalium yang dapat mencegah kram otot. Foto: Getty Images/bbostjan
1. Pisang
Pisang sudah lama dikenal sebagai makanan andalan untuk membantu meredakan sekaligus mencegah kram otot. Buah berkulit kuning ini mengandung kalium, magnesium, dan kalsium yang merupakan tiga mineral penting bagi kerja otot.
Kalium membantu mengirimkan sinyal dari saraf ke otot, sementara magnesium berperan dalam proses relaksasi otot setelah berkontraksi. Kandungan kalsiumnya juga mendukung kontraksi otot agar berlangsung normal.
2. Ubi Jalar
Ubi jalar menjadi pilihan makanan berikutnya yang kaya akan kalium, magnesium, dan kalsium. Bahkan, kandungan kalsium pada ubi jalar disebut jauh lebih tinggi dibandingkan pisang.
Tak hanya itu, kentang biasa dan labu juga memiliki kandungan mineral serupa. Ketiganya mengandung kadar air yang cukup tinggi sehingga dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.
3. Alpukat
Alpukat dikenal sebagai salah satu buah dengan kandungan kalium yang sangat tinggi. Dalam satu buah alpukat ukuran sedang terdapat sekitar 975 miligram kalium, hampir dua kali lipat dibandingkan pisang.
Kalium berperan penting dalam menjaga fungsi otot sekaligus mendukung kesehatan jantung. Namun, karena kandungan lemak dan kalorinya cukup tinggi, konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan harian.
4. Melon
Buah seperti melon dan atau blewah memiliki kombinasi nutrisi yang lengkap untuk membantu mencegah kram otot. Buah ini mengandung kalium, magnesium, kalsium, sedikit natrium, serta kadar air yang tinggi.
Saat berolahraga, tubuh kehilangan cairan dan natrium melalui keringat. Mengonsumsi semangkuk potongan blewah atau melon setelah beraktivitas dapat membantu mengembalikan cairan sekaligus elektrolit yang hilang.
Semangka yang tinggi air juga bisa mengandung kalium, magnesium, hingga sedikit natrium untuk mencegah kram otot. Foto: Getty Images/Sergei Dolgov
5. Semangka
Semangka terdiri dari sekitar 90% air sehingga menjadi salah satu buah terbaik untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Hidrasi yang baik merupakan salah satu kunci utama dalam mencegah kram otot.
Selain kaya air, semangka juga mengandung kalium meski jumlahnya tidak sebanyak jenis melon lainnya. Semangka juga cocok untuk dipilih sebagai camilan sehat, terutama ketika cuaca sedang panas terik.
6. Susu
Susu merupakan sumber elektrolit alami yang mengandung kalsium, kalium, dan natrium. Ketiga mineral tersebut bekerja sama menjaga fungsi otot dan membantu tubuh tetap terhidrasi.
Tak hanya itu, susu juga kaya protein berkualitas tinggi yang diperlukan untuk memperbaiki jaringan otot setelah berolahraga. Segelas susu setelah olahraga bahkan dapat mengurangi risiko munculnya kram otot akibat kelelahan.
7. Jus Jeruk
Segelas jus jeruk segar tidak hanya menyegarkan, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan otot. Minuman ini mengandung banyak air untuk membantu hidrasi sekaligus hampir 500 miligram kalium dalam setiap gelasnya.
Jus jeruk juga mengandung kalsium dan magnesium yang turut mendukung fungsi otot. Jika memilih produk kemasan, pilihlah jus jeruk yang diperkaya kalsium tanpa tambahan gula berlebih agar manfaatnya semakin optimal.
Halaman 2 dari 2
(dfl/adr)