Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:56 WIB
VIVA – Geothermal Soccer Indonesia (GSI) kembali menggelar Geothermal League 2026 yang berlangsung pada 4-5 Juli 2026 untuk kategori IPP/Developers di Brilian Stadium, Jakarta Selatan, serta 11-12 Juli 2026 untuk kategori EPC/Contractors di ASIOP Stadium, Jakarta Pusat.
Baca Juga
Sebanyak 36 tim ambil bagian dalam turnamen ini, terdiri atas 16 tim kategori IPP/Developers dan 20 tim kategori EPC/Contractors. Seluruh pertandingan menggunakan format fase grup yang dilanjutkan dengan babak gugur untuk menentukan juara. Seluruh rangkaian kompetisi ini merupakan bagian dari Road to Geothermal World Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1-2 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Geothermal League 2026
Photo :
- VIVA/Surya Aditiya
Baca Juga
Ketua Geothermal Soccer Indonesia (GSI), Carson Hakama, mengatakan Geothermal League menjadi salah satu cara untuk memperkuat hubungan antarpelaku industri panas bumi.
"Kami berharap Geothermal League tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, memperluas jaringan profesional, sekaligus meningkatkan semangat kolaborasi," ujar Carson di Jakarta Pusat, Sabtu 11 Juli 2026.
Baca Juga
Tidak berhenti pada turnamen antarkorporasi, GSI juga mulai menyiapkan program pembinaan usia muda melalui Geothermal Youth League yang dijadwalkan bergulir pada Oktober 2026.
Menurut Carson, kompetisi tersebut akan diikuti 16 tim tingkat SMP dari wilayah sekitar kawasan kerja panas bumi, seperti Kamojang, Garut, dan daerah lainnya.
![]()
Program tersebut, kata dia, tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga pencarian bakat pemain muda. Dalam pengembangannya, GSI juga menjalin komunikasi dengan Persita Tangerang. Carson mengungkapkan klub Liga 1 tersebut menyambut positif rencana kerja sama, terutama dalam proses pencarian talenta muda dari daerah-daerah yang selama ini belum banyak tersentuh proses pencarian bakat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Nantinya pemain yang dinilai menonjol melalui proses pemantauan akan berkesempatan mengikuti seleksi di Persita Akademi atau Elite Pro Academy (EPA) U-16. Persita juga akan mengirimkan tim pencari bakat saat Geothermal Youth League berlangsung untuk menilai langsung potensi para pemain, " jelas Carson.
Di sisi lain, Geothermal League juga menjadi wadah membangun komunikasi antarpelaku industri panas bumi. Direktur Utama PT Rekayasa Engineering, Erwin Fahmi Artantono, menilai turnamen ini memiliki manfaat lebih dari sekadar kompetisi olahraga.
Halaman Selanjutnya
"Kami melihat event ini sangat bagus karena bisa menjalin komunikasi, kerja sama, dan kolaborasi antarperusahaan maupun stakeholder di industri geothermal. Melalui semangat olahraga, kami belajar membangun kerja sama, sportivitas, dan disiplin yang nantinya bisa kami refleksikan dalam pekerjaan sehari-hari," kata Erwin.