Featured image of post Anggota DPR AS Marah Besar Ditahan Tentara IDF Israel saat Blusukan

Anggota DPR AS Marah Besar Ditahan Tentara IDF Israel saat Blusukan

Jakarta, CNBC Indonesia - Anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Ro Khanna menyampaikan kondisi adanya insiden saat berkunjung ke sebuah desa di Tepi Barat, Israel. Bahkan Ia mengaku sempat ditah...

Jakarta, CNBC Indonesia - Anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Ro Khanna menyampaikan kondisi adanya insiden saat berkunjung ke sebuah desa di Tepi Barat, Israel. Bahkan Ia mengaku sempat ditahan oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) bersama para pemukiman Israel saat melakukan kunjungan.

"Saya mungkin adalah politisi Amerika pertama yang pernah ditahan oleh IDF dan para pemukim Israel. Kami berada di sebuah desa yang telah dihancurkan oleh para pemukim Israel," ujarnya mengutip sosial media Instagram milik TRTWorld, Minggu (12/7/2026).

Dalam keterangannya, Ia menyaksikan sekolah dan kawasan desa telah dihancurkan. "Mereka telah menghancurkan sekolah, dan desa itu, dan kami hanya sedang melihat-lihat tempat itu," sebutnya.

Bahkan, situasi jadi semakin buruk saat sekelompok orang bersenjata datang ke lokasi. Mereka membawa senapan serbu M4 buatan Amerika Serikat, kemudian menghentikan rombongannya dengan memblokir jalan dan menahan mereka.

"Dan mereka menahan kami, memblokir jalan, lalu memanggil IDF, dan IDF berada di pihak mereka, bukan di pihak orang Amerika," ungkapnya.

Ia mengaku kecewa karena pasukan Israel tersebut malah berpihak kepada para pemukim, bukan kepada dirinya dan rombongan yang merupakan warga negara Amerika Serikat.

Politikus Partai Demokrat itu juga menggambarkan mereka menunjukkan rasa superioritas. Ia menyebut para tentara tersebut berusia sekitar 21 hingga 22 tahun dan mereka tampak tertawa setelah berhasil menahan rombongannya.

Tak hanya itu, Khanna juga mengkritik mereka yang terlibat dalam insiden tersebut. Padahal, para tentara tersebut didanai oleh uang pajak rakyat namun malah menunjukkan penghormatan terhadap fakta bahwa mereka sedang menahan warga negara Amerika.

"Kesombongan para prajurit muda IDF yang dibiayai oleh uang pajak saya, yang tidak menghormati fakta bahwa mereka sedang menahan warga Amerika," tuturnya.

(rob/wur)

Add

as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Dibangun dengan
Tema Stack dirancang oleh Jimmy